Gondang bukan hanya berfungsi sebagai instrumen musik untuk manortor dalam upacara adat saja. Bagi suku Batak Gondang mengandung falsafah-falsafah kehidupan. Selain mengandung falsafah-falsafah kehidupan,gondang juga untuk menggambarkan kekaguman terhadap alam semesta yang begitu indah, bahkan gondang juga bisa berisi pesan,agar pemimpin berlaku bijaksana di tengah situasi beban yang berat
Makna Kemunculan Gondang :
-
Gondang Bintang Siparima
Bintang Sipariama sudah
muncul,menandakan masa panen sebentar lagi. Semangat semakin
bergelora,dibarengi kesibukan berbagai kesiapan. Kebersamaan pun digalang untuk
melakukan panen bersama. Ada tradisi gotong royong yang tak lekang dimakan
zaman bagi suku Batak yaitu Siadap ari yang
artinya berganti-gantian untuk memanen padi. Tidak perlu ada rasa kekuatiran padi siapa yang duluan dipanen,karena yang
menentukan adalah kematangan padi tersebut. Dalam penanggalan suku Batak
terdapat simbol Bintang pari yang berarti
sipahatolu,maksudnya pada saat itu
musim panen mulai marak pada masyarakat Batak. Bila seseorang tidak memiliki
hasil panen pada bulan tersebut,orang tersebut dijuluki “anturaparon di sipahatolu” yang artinya orang yang malas bekerja
dan selalu mengharapkan rasa belas kasih orang kepadanya.
Selain Bintang Siparima yang
menggambarkan tentang hasil dari bercocok tanam padi,ada juga di Bintang
Napurasa. Napurasa digambarkan kecemerlangan seseorang diibaratkan seperti
bintang bersinar terang. Kecemerlangan adalah idaman setiap orang,namun ada
sebagian masih dalam harapan sehingga lebih sering menjadi pengagum
kecemerlangan orang lain.
-
Tabutabu siratapullang
Asal terjadinya gondang ini
adalah ketika Sisingamangaraja I menerima Amanah dari Raja Uti.
Makna gondang ini adalah Seorang
pemimpin harus menyimpan rahasia yang tidak boleh dipublikasikan kepada
masyarakat untuk mencegah konflik.
-
Gondangm Siharungguan
Harungguan artinya tempat
berkumpul ,pasar disebut juga harungguan,pasar merupakan tempat orang untuk
berkumpul /berkerumum untuk melakukan transaksi jual beli antara penjual dan
pembeli.Jadi Siharungguan artinya yang dikerumuni atau tempat pengaduan.
Siharungguan merupakan Idealisme Pemimpin Batak,dimana merupakan tempatnya
orang bertanya untuk berbagai permasalahan kehidupan masyarakat. Yang memberi pencerahan
hingga didekati. Yang memberi kehidupan hingga ditemani. Yang memberi tuntunan
hingga diikuti. Yang melakukan pembelaan dengan keadilan hingga dipercayai.
Dibelakang dia ditunggu, didepan dia dikejar,ditengah dia dikerumuni.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar